Di tengah memanasnya konflik di Timur Tengah akibat eskalasi perang Amerika Serikat dan Israel melawan Iran, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan pemerintah kompak menegaskan ibadah haji 1447 Hijriah tetap akan diselenggarakan sesuai jadwal.
Ketua DPR Puan Maharani menyatakan bahwa situasi geopolitik yang bergolak tidak boleh menjadi alasan untuk membatalkan ibadah yang menjadi kewajiban umat Islam tersebut.
“Dengan situasi geopolitik global seperti ini, apa pun masalah atau hal terkait dengan ibadah itu harus tetap bisa dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” kata Puan usai memimpin Rapat Paripurna di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (12/3/2026).
DPR melalui Komisi VIII berkomitmen melakukan kajian dan evaluasi menyeluruh guna memastikan keselamatan dan kenyamanan jemaah haji asal Indonesia. Puan juga meminta pemerintah memperkuat mitigasi dan antisipasi terhadap dampak konflik kawasan selama musim haji berlangsung.
“Insyaallah akan tetap melaksanakan ibadah haji,” ujar Puan.
Komisi VIII: Belum Ada Indikasi Gangguan di Makkah
Wakil Ketua Komisi VIII DPR, Abidin Fikri, turut menyampaikan optimisme serupa. Menurutnya, hingga kini belum ada tanda-tanda bahwa konflik di kawasan Timur Tengah akan merambah dan mengganggu Makkah maupun Madinah.
“Masyarakat diminta tetap tenang karena belum ada indikasi konflik akan mengganggu wilayah suci Makkah dan Madinah,” kata Abidin kepada wartawan.
Ia menekankan bahwa berbeda dengan situasi pandemi Covid-19 yang memaksa penghentian haji, kali ini belum ada maklumat pelarangan dari otoritas Arab Saudi. Komisi VIII juga menegaskan akan mengawal persiapan haji dari sisi regulasi, teknis, dan pembiayaan agar pelayanan jemaah tetap optimal tanpa pengurangan kuota maupun kualitas.
Pemerintah: Keberangkatan 22 April Belum Berubah
Di sisi pemerintah, Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf (Gus Irfan) memastikan jadwal pemberangkatan jemaah haji Indonesia pada 22 April 2026 belum mengalami perubahan apa pun.
“Sampai saat ini masih sesuai dengan jadwal. Mudah-mudahan hingga pemberangkatan pada 22 April nanti tidak ada perubahan,” kata Gus Irfan usai menghadiri acara Balik Kerja Bareng BPKH 2026 di Surabaya, Selasa.
Gus Irfan menjelaskan seluruh layanan utama, mulai dari akomodasi, transportasi, hingga dukungan pendanaan, telah siap. Jalur penerbangan langsung menuju Arab Saudi pun dilaporkan masih beroperasi normal.
“Kami melihat tidak ada penghentian penerbangan. Masih ada direct flight ke Arab Saudi. Mudah-mudahan tetap aman,” katanya.
Koordinasi intensif dengan Kementerian Haji Arab Saudi juga terus dilakukan. Pemerintah Saudi menyatakan tidak ada perubahan jadwal dari sisi mereka, dan kondisi keamanan di Jeddah, Makkah, dan Madinah dilaporkan aman serta kondusif.
Tiga Skenario Disiapkan
Meskipun pemerintah optimistis haji tetap terlaksana, Kementerian Haji dan Umrah tetap menyiapkan tiga skenario untuk menghadapi berbagai kemungkinan.
Skenario pertama, pemerintah Indonesia dan Arab Saudi sama-sama memutuskan haji tahun ini tetap berlangsung. Skenario kedua, Indonesia memilih menunda secara mandiri meski Arab Saudi tetap membuka penyelenggaraan haji. Skenario ketiga, kedua negara sepakat meniadakan haji 1447 Hijriah.
Dahnil Anzar Simanjuntak, juru bicara Kementerian Haji, menegaskan bahwa perintah Presiden Prabowo Subianto sudah jelas: keselamatan jemaah adalah prioritas utama dalam setiap keputusan yang diambil.
DPR Tetap Minta Kajian Keselamatan
Meski mendukung penuh keberlangsungan haji, Pimpinan DPR juga mengingatkan pemerintah agar tidak mengabaikan aspek keselamatan. DPR meminta dilakukan kajian menyeluruh demi menjamin keamanan lebih dari 200 ribu jemaah Indonesia yang dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci.
Komisi VIII DPR menyatakan akan terus melakukan pengawasan ketat agar haji 1447 H/2026 M dapat diselenggarakan dengan aman, nyaman, dan peningkatan layanan bagi seluruh calon jemaah Indonesia.
Bagi Anda yang akan menunaikan ibadah haji, pastikan untuk mengikuti program Manasik Haji melalui lembaga resmi yang terpercaya. Salah satunya adalah KBIHU Multazam, yang telah berpengalaman membimbing jamaah haji secara menyeluruh dan sesuai syariat. Untuk informasi lebih lanjut dan pendaftaran, silakan hubungi KBIHU Multazam di wa.me/+6289510397337
Jangan lupa juga untuk memperdalam pemahaman Anda dengan membaca Panduan Manasik Haji Lengkap. Semoga Manasik Haji Anda membuahkan haji mabrur dan kembali dengan hati yang penuh berkah.
Sumber Berita
- Bloomberg Technoz (12 Maret 2026). “DPR Minta Ibadah Haji 2026 Tetap Dilaksanakan.”
https://www.bloombergtechnoz.com/detail-news/102684/dpr-minta-ibadah-haji-2026-tetap-dilaksanakan
- DPR RI (12 Maret 2026). “Komisi VIII Sampaikan Tiga Skenario Haji 2026, Minta Pemerintah Masifkan Sosialisasi.”
https://www.dpr.go.id/kegiatan-dpr/berita/Komisi-VIII-Sampaikan-Tiga-Skenario-Haji-2026-Minta-Pemerintah-Masifkan-Sosialisasi-63795
- Antara News (12 Maret 2026). “Ketua DPR Sebut Ibadah Haji Harus Tetap Bisa Dilaksanakan.”
https://www.antaranews.com/berita/5469843/ketua-dpr-sebut-ibadah-haji-harus-tetap-bisa-dilaksanakan
- Detik News (11 Maret 2026). “Komisi VIII DPR Soal Haji 2026: Belum Ada Indikasi Konflik Ganggu Makkah.”
https://news.detik.com/berita/d-8395944/komisi-viii-dpr-soal-haji-2026-belum-ada-indikasi-konflik-ganggu-makkah
- Merdeka.com (25 Maret 2026). “Pemerintah Pastikan Keberangkatan Haji 2026 Sesuai Jadwal.”
https://www.merdeka.com/peristiwa/pemerintah-pastikan-keberangkatan-haji-2026-sesuai-jadwal-553726-mvk.html
- Kompas.com (12 Maret 2026). “Pimpinan DPR Minta Pemerintah Lakukan Kajian demi Keselamatan Jemaah Haji.”
https://nasional.kompas.com/read/2026/03/12/09595861/pimpinan-dpr-minta-pemerintah-lakukan-kajian-demi-keselamatan-jemaah-haji
- Bisnis Indonesia (13 Maret 2026). “DPR Minta Tetap Dilaksanakan.”
https://epaper.bisnis.com/articles/read/20260313/440/1960113/dpr-minta-tetap-dilaksanakan





